DailyLife · Parenting

Mengajarkan Anak Tentang Kebersihan

pexels-photo-3890163
Photo by Gustavo Fring on Pexels.com

Tentunya kita semua sudah familiar dengan perkataan kebersihan adalah sebagian dari iman. Hal ini memang wajib dibiasakan semenjak anak sudah bisa diajak bicara dua arah, agar lebih mudah dalam memberi contoh baik dalam mengajarkan anak tentang kebersihan.

Saat usia anak di bawah lima tahun, kita bisa mengajarkan dengan memberikan contoh dengan rajin mencuci tangan, kaki, dan wajah. Lalu setelah itu berikan contoh tentang membasuh kemaluan saat selesai buang air kecil maupun besar. Membuang sampah di tempatnya pun sudah dapat diajarkan ketika anak usia 13 bulan, atau saat anak sudah dapat ber-komunikasi dua arah. (Saya ada 3 pengalaman dari empat anak, yang satu nggak berhasil, hehehe).

Memasuki usia 6 tahun ke atas, kebanyakan anak akan meminta supaya mandi sendiri. Ini adalah kesempatan untuk orang tua untuk mengajarkan anak mandi sendiri, tentunya dengan pengawasan dan tetap dibantu ya. Karena biasanya masih belum bisa bersih dengan sempurna.

Memasuki usia 8-9 tahun, anak-anak sudah bisa diberikan tanggung jawab dengan pakaiannya. Anak saya masih suka kelepasan ngompol atau celana dalamnya kena kotoran sedikit karena nggak tahan untuk ke kamar mandi. Kalau begitu, biasanya membersihkan dalaman adalah tugas mereka. Saya ajarkan cara mencuci dengan benar supaya bersih dan menjadi kebiasaan baik untuk ke depannya.

anak mencuci tangan dengan sabun

Selain kebersihan tubuh, ada hal lain yang bisa dijadikan kebiasaan baik. Seperti melipat/memasukkan pakaian ke lemari, menyapu rontokan makanan, ataupun mengepel tumpahan es krim/minuman di lantai. Kebiasaan baik lain dari papa saya adalah, selalu mencuci piring setelah selesai makan. Mama juga sering berpesan jika selesai memasak harus langsung dicuci, biar capeknya sekalian, katanya sih begitu 😆.

Selain itu wastafel bersih dari alat makan juga memudahkan kita saat ingin cuci tangan kan. Tapi kalau memang ingin mencuci nanti-nanti, tips dari saya adalah membuang semua bekas makanan dari piring, dan bilas piring dan gelas terlebih dulu. Supaya tidak ada kerak nasi/lauk yang mengeras, karena akan lebih susah nantinya.

Banyak yang bilang kalau saya kejam karena menyuruh anak melakukan hal-hal yang sewajarnya dilakukan orang dewasa (baca: ibu). Namun hal ini saya anggap wajar karena saya juga melakukan hal yang sama. Selain itu, pembelaan berikutnya adalah saya merasakan manfaat yang baik dari hal yang diajarkan oleh orang tua saya. Kebersihan bisa dilakukan sejak anak mengerti bahasa untuk ber-komunikasi.

Saya berharap semakin banyak orang tua yang mengerti betapa pentingnya kebersihan bagi anak, dan semua orang. Terutama membuang sampah di tempatnya, dan mencuci tangan dengan sabun.

Tulisan ini awalnya terlintas di pikiran ketika saya sedang menggaruk punggungnya si bungsu yang ngelilir malam-malam. Biar nggak lupa, makanya langsung saya tulis 😆. Semoga banyak orang tua yang dapat menerima tulisan singkat saya ini, dan tidak ada yang tersinggung. Karena itu bukan niat saya.

Peace, love, and gaul. (((Eaaa, angkatan muda yaa))) 👏😌

  1. Aku juga mengajarkan kebersihan dan kesehatan anak di usia dia 1 tahun. Saat Rissa sekarang nih, saat anak sudah bisa komunikasi 2 arah ya.

  2. Hehehe ya gitu deh, Mbak. Maksud kita mengajarkan disiplin ke anak. Tetapi, suka dianggap tega ma orang lain. Saya suka cuek aja. Yang penting ada manfaatnya untuk anak kan, ya 😀

  3. Penting banget ya mengajarkan kebersihan pada anak semenjak dini, biar terbiasa tatkala mereka kelak berada dimana pun. Aplagi saat suasana sekarang kan, mulai digencarkan lagi tentang pentingnya arti kebersihan diri dan sekitar.

  4. Yeah, saya sih setuju sama semuanya, Mbak. Memang harus mengajarkan hal-hal seperti dalam tulisan ini kepada anak. Biar saja mah ya yang bilang kejam, berarti belum ada wawasannya hehehe.

  5. Betul sekali, anak2 mesti belajar tentang kebersihan diri dan lingkungan sejak dini. Jadi otomatis kalau terbiasa cuci tangan dia bisa paham..Oh harus cuci tangan sebelum makan dll. Kitanya juga kudu jadi role model jangan sampai ga menjaga kebersihan hanya menyuruh anak aja 😀 TFS.

  6. Aku tuh senang banget memperhatikan ponakan yang usianya 6 tahun saat ini, dulu aku ikut ngajarin kebersihan ke dia sekarang dia mandirk banget terbiasa bersih.. bangga ya kita sebagai ortu berhasil mengajarkan kebersihan pada anak sejak dini 🙂

  7. Bagus nih, dirimu sanggup dengan tegas mengajarkan kebersihan pada anak-anak.
    Enggak kejam lah, kan itu untuk kebaikan anak-anak kita sendiri. Makin cepat diajarkan, maka akan makin mudah mengerti dan nantinya akan tertanam selalu di dalam hati.

  8. Iyap penting banget memang mengajarkan anak kebersihan sedini mungkin. Toh ini juga untuk kebaikan mereka. Hanya saja emang harus tetap telaten

  9. Betul sekali mbk. Penting sekali mengajarkan anak tenyang kebersihan sedini mungkin. Kalau ada yang bilang kejam, menurut saya itu nggak kejam.

  10. kalau anak diajari membuang sampah dan mencuci tangan sejak dini malah efeknya akan terasa hingga ia dewasa. Anak saya sejak usia 4 tahun sudah memahami kenapa ia harus buang sampah pada tempatnya dan akibat yang ditimbulkan karena perilaku buang sampah sembarangan. Saya mengajarinya sejak usia 4 tahun namun kini dia sudah 11 tahun dan saya tidak repot lagi menyuruhnya buang sampah karena ia sudah sadar dengan sendirinya.

  11. Idem di rumah juga anak2 kusuruh beberes sendiri walau masih kecil, termasuk menyapu, juga membereskan remah2 makan plus piring makan mereka. Cuma soal cuci piring nih, mereka nyabunya belum jago jd kadang aku minta bagian bilasnya dulu aja haha.

  12. Akutu gitu, kak…
    Kalau abis makan, taruh piring di belakang, langsung cuci. Soalnya kalau lihat piring makin tinggi tumpukannya, belum lagi campur sama panci, wajan, dan kawan-kawannya, makin rungsing dan males.

    Kebiasaan baik ini harus selalu kita jaga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

  13. Hal sederhana yang seringkali disepelekan ya Mbak. Padahal betul kebersihan itu penting. Kebersihan seagian dari iman juga. Kalau nggak bersih, ibadah pun rasanya kurang tenang.

  14. Mengajarkan kebersihan baik sedari dini, mbak. Aku setuju dengan tulisan mbak di atas. Justru hal baik seperti ini akan mudah dilaksanakan anak, contoh sederhananya buang sampah. Di tempatku, ada 2 tong sampah, yang organik dan anorganik. Yang rajin buang sampah sesuai tempatnya ya anakku. Lha suamiku sering salah, ribet katanya.

  15. Salut bangeet sama anak” kecil yang uda peka dan sadar akan masalah kebersihan. Apalagi di masa pandemi covid19 yg menuntut untuk lebih peduli pada kebersihan yaa mbaak. Jd tanpa disuruh mereka uda sigap langsung cuci tangan sebelum dan sesudah makan ataupun menyentuh barang” yg dr luar 😁

    1. anakku udah pake yang “beneran” semua mba dari kecil. hehehe jd emang ga dipisah2in alat makannya

  16. Setuju, mbak. Mengajarkan tentang kebersihan kepada anak memang perlu sedini mungkin, apalagi pada masa pandemi sekarang, perlu kesadaran lebih dari anak akan pentingnya kebersihan.

    Secara ga langsung juga membantu mereka untuk hidup sehat dan bebas dari bakteri dan virus dengan menerapkan hidup bersih 😊

  17. Kalau saya mengajarkan pada si kakak, dan si adik jadi ikut-ikutan hehehe.
    Jadinya sekalian ngajarin keduanya.

    Alhamdulillah si kakak sudah terbiasa dengan hal-hal sederhana di atas, mencuci piring meski belum sempurna, membersihkan diri dengan baik, buang sampah di tempatnya, dan banyak lagi.
    Yang paling terbantukan adalah kebiasaannya cuci tangan sejak dulu, ditambah dia senang nonton berita, jadi dia lebih rajin cuci tangan hehehe

  18. Bagus nih mbak Cindy , saya telat ngajarin ke anak, psikolog keluarga yang ngasih tau harus gini gitu
    Eh waktu saya praktekin malah berantem ama kakak ipar yang “ga tega ”
    Duh 😢😢😢

  19. Setuju banget aku mba, aku juga sudah mengajak anak2 ku sedari kecil. Mesti telaten sih. Pelan2.. sekarang usia udah 11 tahun. Alhamdulillah dah ngerti banget menjaga kebersihan . Mamanya tinggal memetik buah panennya deh

  20. Memang ide bisa muncuk kapan saja ya mbak bahkan saat nemenin anak ngelilir 😀
    Anak-anak di rumah juga diajarkan menjaga kebersihan sejak dini. Si bungsu sejak belum 4 tahun pun udah terbiasa mandi sendiri. Sesekali sy bantu biar yakin bersih sambil diajarkan. Nah saat pandemi bener2 ngingetin gimana cara tepat mencuci tangan.

  21. Susah susah gampang ya ngajarin anak belajar kebersihan. Learning by doing. Itu mamaku yg dulu ajarkan.Jadi mamaku pegang sapu, trus masuk kamarku, aku disuruh nyapu kamar. Nanti mama lanjutin nyapu serumah.

Leave a Reply