Keuangan

Memanfaatkan Dana Pinjaman untuk Modal Usaha

Di kala pandemi ini, banyak sekali permasalahan yang datang, baik dari segi kesehatan, kenyamanan, kebebasan, juga perekonomian. Makin berjalannya waktu, tak bisa dipungkiri ada banyak cara meminjam dana cepat yang membuat masyarakat kurang teliti dalam memutuskan.

Tergiur dengan Mudahnya Pengajuan Pinjaman

Ada banyak pilihan platform pengajuan pinjaman dana cepat yang bisa diakses oleh masyarakat. Terkadang hanya bermodalkan foto KTP saja, maka uang akan segera cair ke dalam rekening milik pribadi. Namun tak banyak yang membaca dengan teliti syarat dan ketentuannya, juga kurang paham apakah platform yang digunakan itu terdaftar dan diawasi tidak oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cek Kesehatan Keuangan Terlebih Dulu

Sebelum meminjam uang, pastikan kita mengecek kesehatan keuangan terlebih dulu ya. Karena hal ini akan berdampak pada keuangan bulanan dikemudian hari. Jangan sampai meminjam uang dengan gelap mata, sehingga tidak bisa membayarnya.

Banyak sekali info mengenai edukasi keuangan yang tersebar luas di media sosial, sehingga dapat kita jadikan acuan dalam mengecek kesehatan keuangan pribadi. Jelas kita harus tahu berapa pendapatan bulanan (karyawan,pengusaha, maupun freelance), setelah itu hitung kebutuhan bulanan, dan juga tagihan listrik, air, dsb. Jangan lupa sisihkan juga untuk sedekah dan menabung.

Jika sudah, baru dilihat apakah pinjaman kita tidak lebih dari 30% pendapatan bulanan kita. Perhitungan ini tentunya tidak asal-asal ya, karena jika pinjaman kita lebih besar daripada biaya kebutuhan dan lainnya, maka bisa saja hutang yang kita miliki jadi tidak terbayar.

Memahami Perjanjian Kerjasama Kredit

Jika sudah yakin ingin meminjam sejumlah uang kepada pihak kredit, pastikan kalian memahami perjanjian kerjasama kredit. Sebutuh-butuhnya kalian dengan pinjaman ini, pastikan tenangkan diri, baca dengan seksama tulisan-tulisan tersebut berulang kali jika diperlukan, dan coba hitung lagi pelan-pelan apakah masuk dengan budget 30% pendapatan.

Jangan memaksakan diri dengan meminjam dana terlalu banyak, padahal budget membayar hutang tidak masuk hitungan. Hal ini akan membuat kalian terjebak dengan hal yang sebenarnya bisa dihindari. Jadi pastikan kalian paham dengan besaran bunga yang diberikan oleh pihak kredit dan risiko ketika akan meminjam dana.

Memanfaatkan Dana Pinjaman untuk Modal Usaha

Sebenarnya tidak hanya untuk modal usaha, namun lebih baik jika meminjam dana untuk hal yang produktif. Sehingga diharapkan dana ini dapat diputar dan menghasilkan uang yang lebih untuk membayar pinjaman, begitu juga untuk penghasilan tambahan. Menarik ya? 

Walau memang mengajukan dana pinjaman di zaman sekarang itu mudah, bukan berarti kita jadi sedikit-sedikit beli barang yang tidak perlu dan jalan-jalan pakai dana hutang yang belum tentu bisa dibayar kembali.

Kecuali jika kalian tahu tujuan meminjam dana dan menggunakan untuk usaha atau jalan-jalan sehingga bisa dijadikan uang, maka why not? Ingat pesan “hutang hanya untuk hal yang produktif” ya.

Bayar Cicilan sebelum Jatuh Tempo

“Halo Pak/Bu, cicilan Anda sebesar Rp xx.xxx.xxx akan jatuh tempo pada tanggal xx bulan xx tahun xx, pastikan bayar cicilan sebelum jatuh tempo”.

Hayo siapa yang pernah dapat notifikasi seperti kalimat di atas? Membayar cicilan sebelum jatuh tempo menjadi hal yang harus kalian perhatikan jika sudah memilih untuk menggunakan pinjaman. Jika memiliki pinjaman lebih dari satu, pastikan kalian mencatat waktu dan jumlah yang harus dibayar minimal seminggu sebelum tanggal jatuh tempo. 

Kenapa jauh-jauh hari? Menurut saya ini adalah waktu yang dapat membuat kita lebih tenang jika sudah memiliki uang untuk membayar tagihan. Namun jika belum ada? Kita harus berusaha menambahkan penghasilan dengan tempo tersebut. 

Jangan sampai telat bayar ya, karena ini akan berpengaruh pada bertambahnya bunga harian pada pinjaman kita, Yuk semangat! Karena penting banget kita mematuhi kerja sama perjanjian kredit, agar tidak perlu dihubungi berkali-kali dan tidak dimasukkan ke dalam daftar hitam.

Perusahaan Pembiayaan yang Mengutamakan dan Mematuhi Good Corporate Governance

Saya merekomendasikan BFI Finance sebagai perusahaan pembiayaan yang selalu mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Karena #pembiayaanmultigunaBFI ini selalu menjalankan bisnisnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku, terdaftar, dan juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga jika mengambil #kreditBFI dan selalu tepat waktu dalam pembayaran, maka akan sangat menguntungkan bagi kita. 

Berkenalan dengan BFI Finance

PT BFI Finance Indonesia Tbk adalah salah satu perusahaan pembiayaan terbesar dan sudah berdiri sejak tahun 1982. BFI Finance memiliki posisi yang unik dibanding dengan perusahaan pembiayaan lain, karena tidak terafiliasi bank atau Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM). Perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1990 ini berpusat di Tangerang Selatan.

BFI Finance memiliki lebih dari 9.000 karyawan di lebih dari 300 outlet yang ada di wilayah Indonesia. BFI Finance juga memiliki 45 layanan pembiayaan syariah.

Perusahaan ini berfokus pada pembiayaan dengan beragam tujuan seperti invstasi, modal kerja, dan multiguna, dengan jaminan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua, alat berat, mesin, properi, dan sebagainya.

#SelaluAdaJalan jika teman-teman tertarik dan ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai BFI Finance ini dengan berkunjung ke website resminya di https://www.bfi.co.id/

Sosial media resmi BFI Finance

  • Instagram: @bfifinance
  • Facebook: BFI Finance
  • Twitter: @BFIFinance
  • YouTube: BFI Finance Official

Berikut adalah informasi mengenai perusahaan pinjaman yang dapat kalian jadikan rekomendasi. Ingat-ingat untuk selalu tahu tujuan kalian sebelum meminjam dana ya teman-teman. Karena di masa pandemi ini kita perlu pikiran yang tenang dan menjaga kesehatan lebih dari biasanya, jadi jika memang harus meminjam dana, jangan sampai terlilit hutang karena kurangnya pengetahuan keuangan yaa..

    1. Tiap menerima penghasilan, saya berusaha menyisihkan sebanyak mungkin untuk tabungan. Mana tau ada kondisi sulit menghampiri. Soalnya kalau pinjam itu memang enak di awal, tapi kalau nggak sadar diri sama kemampuan keuangan jadi susah bayar ya

  1. Nah bener bngt ini mbaaa
    pandemi gini banyak yg butuh modal usaha, karena banyak sektor kolaps juga kan ya.

    Tapi kuduu cermat dan ga boleh asal2an kalo pilih sumber modal usaha

  2. Harus tetap hati-hati dalam melakukan pinjaman ini ya mba.. Pilih-pilih sumber yang aman dan terpercaya. Juga harus dihitung benar kesesuaiannya dg kemampuan membayar ya..

  3. penting banget emang nih mengecek kesehatan keuangan kita sebelum mengajukan kredit (jika diperlukan) karena jika tidak, maka nanti akan pusing sendiri ketika notifikasi tagihan muncul sementara kita belum siap dana untuk membayarnya 🙁
    dan pastikan juga pada lembaga yang sudah diawasi oleh OJK juga punya kredibilitas baik ya. Apalagi sekarang ini banyak yang gak jelas, huhuh

  4. Jika prospek pengembangan usaha sudah ada angka-angkanya dan perlu tambahan modal, semua harus cek dan ricek, apalagi kesehatan keuangan. Kalo dirasa tidak memberatkan tinggal pilih tempat minjam yg kredible, salah satunya seperti BFI Finance ya mba.

  5. Sepakat sih kalau sebelum meminjam harus pahami betul perjanjiannya. Apa2 yang tertuang harus dipahami supaya enggak salah persepsi.

    BFI trnyata bisa kredit untuk investasi juga, ya. Baguus

  6. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan ya, mbak, sebelum melakukan pinjaman. Salah satunya mengenal tempat meminjam. Cari yang aman, komitmen, profesional pastinya seperti BFI

  7. Meminjam uang dengan disiplin dan senantiasa finansial check up ini akan sangat memudahkan dan melancarkan penggunaan dana pinjaman untuk pengembangan usaha, misalnya.
    Semoga dimudahkan untuk mengembalikan dana yang dipinjam dengan platform peminjam yang sudah terjamin kualitasnya.

    1. Senang sekali membaca artikel terkait keuangan.
      Karena ada banyak hal yang bisa menjadi panduan sebelum bermudah-mudah meminjam uang. Harus cek beberapa hal sebelum mantap meminjam uang di tempat meminjam yang terpercaya dan terjamin di OJK.

  8. Bener, Mbak. Kita nggak boleh asal tergiur dengan kemudahan pinjaman yang hanya bermodalkan KTP. Sering juga kan terjadi orang-orang pada terjerat pinjol. Mending cari yang sudah terdaftar di OJK seperti BFI Finance ini.

  9. Mendapat pinjaman kadang susah2 gampang. saat pandemi kaya gini masih bisa dapat pinjaman pasti sangat bersyukur sekali. tapi perlu diingat bahwa mengembalikan tidak semudah saat meminjam. jadi perlu persiapan yg matang dan perhatikan juga tempat dimana pinjaman tersebut. pokoknya kalau ga perlu2 bgt jangan pinjem deh.

  10. Saat ini sedang masa sulit, tentu banyak orang yang membutuhkan dana pinjaman untu modal usaha. Sebaiknya memang memilih lembaga pinjaman yang diawasi oleh OJK seperti BFI Finance ini agar peminjam aman dan nyaman.

  11. frankly speaking aku agak takut dengan pinjaman yang justru terlalu mudah diberikan mba. Takut banyak catchnya dan akhirnya malah menimbulkan masalah. Kita harus benar – benar awar dengan T&C nya ya

  12. Bener banget yang namanya minjam uang tuh harus diperhatikan dulu kondisi keuangan sekarang dan pahami betul isi dari perjanjiannya. Jangan karena lagi butuh uang banget sampe taken2 aja di perjanjiannya

  13. Wahh inget BFI jadi inget seseorang aku wkwkw.
    Tapi setuju banget mba tentang pengingatnya kalau minjem harus lihat kondisi keuangan juga ya biar ngga jadi gali lubang tutup lubang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *