DailyLife · Krucils · Kuliner · Travel

Menikmati Senja di Ketjeh Resto – Wangen, Klaten

Menikmati senja di Ketjeh Resto, Wangen Klaten – Tsaahh anak senja banget ya judulnya. Memang sih, kalau menurut saya cocok banget sama hawanya untuk menghabiskan sore hari di Ketjeh Resto.

Bangun tidur, Xen ngajak mobil-mobilan, tapi karena terlalu malas, akhirnya kami motoran berdua. Awalnya saya sudah menyiapkan ingin bawa tas gantinya, tapi karena rencana awal hanya jalan-jalan tanpa tujuan, akhirnya niat tersebut diurungkan.

Rute kami ke arah Janti, Ponggok. Tujuannya melihat ikan yang dibudidaya, pemancingan, kuda, dan kolam renang. Setelah hampir 20 menit, sebelum pulang saya kepikiran untuk mengajak Xenxen makan terlebih dahulu.

Karena memang si bungsu ini sulit banget kalau makan di rumah, jadinya saya beri 2 opsi tempat makan dekat kolam ikan yang jadi tempat pemberhentian kami. Setelah tempat dia pilih, saya langsung menuju resto tersebut, berharap tidak begitu ramai agar dapat tempat dan bisa nyaman makan di sana.

Ketjeh Resto dan De Wangen

Sampai di Ketjeh Resto, saya langsung mencari parkiran untuk motor, karena baru pertama kali ke sini menggunakan roda dua, jadi agak bingung. Ternyata bisa parkir di sebelah resto persis.

Buat yang penasaran, jadi Ketjeh Resto ini ada di satu tempat yang sama dengan De Wangen yang terkenal dengan wisata berkuda dan memanahnya. 

Selain itu ada banyak aktivitas lain di De Wangen seperti tubing for kids, atv ride, kano, dan camping. Nah untuk ke tempat ini, saya sudah dari awal dibuat, dan sudah beberapa kali juga. Jadi tahu banget saat Ketjeh Resto baru dibangun sampai jadi kece seperti saat ini. 

Kalau hari biasa, De Wangen selalu ramai sama yang ambil course berkuda, untuk restonya kalau sore lumayan ramai pengunjung. Sementara di akhir pekan jangan tanya yaa, ramai sekali! 

Karena memang Janti adalah area wisata banget. Sehingga ada banyak tempat menarik untuk wisata keluarga yang siap dikunjungi dan di review 😄. Ok, kembali ke Ketjeh Resto ya.

Melihat Kuda di De Wangen

Seperti tidak mau kehilangan momen, setelah parkir motor, Xen dengan santainya mendatangi area kandang kuda dan melihat-lihat mereka sedang makan. Setelah cukup lama melihat, kudanya kembali masuk ke kandang, di situ Xen sempat kaget karena hampir dikejar, hahaha.. 

Ya gimana, kudanya mau balik ke kandang, eh Xen dengan pedenya malah menghampiri dan memanggil-manggil. Begitu sadar kudanya mengarah ke dia, barulah panik balik badan. Lari kecil sambil joget-joget dan teriak “aku dikejar kudaaa”..

Hilih bayiiikk!

Bermain Air sambil Menikmati Makanan dan Minuman

Sesuai dengan sub judulnya, di Ketjeh Resto, kita bisa menikmati makan dan minum sambil ketjeh alias bermain air. 

Jadi kita bisa makan di area sungai yang airnya setinggi mata kaki sampai di bawah betis orang dewasa. Maka anak-anak bisa puas juga nih untuk main airnya, tapi harus hati-hati karena ada kerikil dan bebatuan kali yaa..

Karena tujuannya hanya untuk ketjeh dan bukan berenang, makanya dibuat sama persis dengan keadaan sungai. Tapi kalau tidak ingin makan sambil bermain air, bisa kok di area saung, atau duduk di kursi pesawat terbang? Bebas tinggal mau pilih yang mana.

Pilih Menu dan Bayar di awal

Sepertinya untuk memudahkan resto, kita diminta mendata jumlah orang di awal untuk dicarikan tempat duduk yang cukup. Seperti yang saya info di atas, kita bisa memilih lokasi ingin duduk di area yang mana.

Lalu pilih menu di kasir saat itu juga, mungkin karena saya hanya berdua dengan Xen, maka hal ini tidak ribet ya. 

Tapi kurang tahu kalau rombongan, apakah sama seperti ini? Karena akan menyebabkan kerumunan kalau memang masih sama pelayanannya. Tolong info yaa di kolom komen buat teman-teman yang pernah berkunjung :).

Menu di Ketjeh Resto

Menu makanan yang tersedia sudah jelas khasnya pemancingan ya, jadi banyak menu ikan, seafood, dan ada beberapa menu lainnya. Menurut saya menu yang dibuat paket itu sangat memudahkan saat pemesanan.

ini versi menu yg aku cek di ignya @ketjehresto yak

Menu minuman yang bikin saya takjub karena ada boba juga, tanpa pikir panjang langsung pesan ini dong karena memang saya nggak pengen makan, sementara anak cewek mintanya makan ayam dan minum es teh 😆

Karena Xen minta tempat duduk di area air, jadi saya bilang kalau boleh main air tapi hanya kaki saja. Celana saya dan Xen sudah dilipat demi keamanan, tapi ternyata tetap saja basah karena cipratan dari anak-anak yang berlarian.

Kedudulan yang saya lakukan di sini adalah tidak membawa tas berisi pakaian ganti milik Xen. Karena ada banyak anak main air sambil tidur-tiduran di air tanpa diawasi, Xenxen mulai tertarik ikutan dong. Saya ingatkan lagi jangan tiduran, dia menjawab iya oke mom! Lalu setelah itu, dia duduk dengan santainya di air … ya benar juga sih nggak tiduran, tapi kan.. 

Saya memutuskan untuk membiarkan karena yaaa sudah basah semua pakaian dan celananya, mana angin mulai kencang setelah matahari mulai tenggelam. Makanan datang, Xenxen langsung makan dengan lahap, ia menikmati sambil kakinya bermain di air. Kalau saya sih kaki dilipat di kursi saja biar nggak basah. Hahaha..

Boba choco oreo yang saya pesan rasanya enak tapi memang terlalu manis buat lidah ini. Makanan datang cukup cepat dan terlihat baru matang, jadi perfect ya nggak menyajikan makanan dingin. Soalnya ada nih di area dekat resto ini datang makanan yang dingin kalau ramai pengunjung, kan nggak enak ya rasanya kalau begini.

Setelah selesai makan, angin mulai kembali bertiup dengan kencang dan jaraknya cukup konsisten. Saya mulai berpikir dinginnya udara saat harus kembali pulang naik motor berdua, hahaha.. 

Toilet dan Mushola

Buat teman-teman yang terlanjur basah dan ingin berganti pakaian nggak perlu bingung yaa, karena ada toilet yang bisa digunakan untuk ganti. Juga jika datang saat sore hari tidak perlu khawatir kalau ingin menunaikan ibadah, karena tersedia mushola di Ketjeh Resto ini.

Mari Pulaangg…

Sebelum naik ke motor, hal yang dilakukan adalah mengganti pakaian dan membungkus Xenxen dengan 2 jaket, punya dia dan punya saya. Setelah itu pakai hoodie, masker, dan helm, jadi cukup hangat. 

Setidaknya itu yang dikatakan Xen saat berada di perjalanan pulang. Sementara saya cukup menggigil dengan hembusan angin malam, walau mengendarai motornya cukup pelan, tapi karena area kanan kiri sawah semua, jadi anginnya langsung menabrak badan dengan bahagianya. Hahaha..

Sampai di rumah langsung disambut anak-anak yang sedang sibuk “piknik” malam-malam di halaman rumah sambil mengerjakan PR. Setelah itu heboh deh tanya-tanya adiknya dari mana saja kok baru datang setelah gelap >.<

Kira-kira begitu jalan-jalan singkat saya dan anak bungsu di sore hari, dan sebenarnya Xen sudah mulai nagih mau motoran lagi sore-sore. Tapi karena mulai memasuki musim hujan, jadi sepertinya akan di pending sampai entah kapan nih 🙂

Teman-teman ada yang pernah ke Ketjeh Resto atau tempat makan dengan konsep yang sama? Share dong lokasinya di mana 🙂

One thought on “Menikmati Senja di Ketjeh Resto – Wangen, Klaten

  1. Waaaahhh aku ditinggal. Aku mau kesana sama kamu dong. Fotoin yang di depan perahu. Bagus. Tapi senja gitu juga.. Berenam aja sama Mak e. Hahahaha.. Tapi mah, kalo Baga sama Xena, jadi apa kita besok? Basyah semua

Leave a Reply

Your email address will not be published.